Translate

Pages

Selasa, 21 April 2015

Mahasiswa Politeknik Muhammadiyah Pekalongan Ciptakan Sepeda Listrik

KAJEN – Mahasiswa semester akhir Politeknik Muhammadiyah Pekalongan menciptakan sebuah karya inovasi berupa sepeda listrik multi guna. Sepeda berbahan bakar listrik hasil karya Isnan dan Ami tersebut, menggunakan dua perangkat penghasil listrik yang efisien dan ramah lingkungan, yakni genset dan Akumulator (accu, aki).
Selain sebagai penghasil listrik, kedua perangkat yang dapat digunakan bergantian ini juga bisa dijadikan sumber listrik lainnya. Diantaranya, bisa digunakan untuk menyalakan lampu rumah tangga, mengisi ulang baterai handphone dan lain-lain.
Pembimbing Laboratorium Politeknik Muhammadiyah Pekalongan, Arif Hariansyah mengatakan, sepeda ini dapat dijadikan alternatif masyarakat di tengah semakin mahalnya harga BBM. Kata dia, ini merupakan hasil karya cerdas mahasiswanya, sebab semua komponen yang digunakan berasal dari bahan bekas. “Semua komponen yang digunakan adalah barang yang nggak kepakai, dan beberapa didapat dari pasar lowak,” ungkap Hari kepada Radar, Selasa (14/4)
Dijelaskan dia, penghasil listrik di sepeda ini ada dua. Pertama, listrik dihasilkan dari genset yang dapat diisi ulang dengan menyalurkan atau mencolokan langsung ke stopkontak. Sedangkan penghasil listrik kedua yaitu aki yang dapat diisi ulang secara langsung ketika pengendara mengayuh pedal sepeda tersebut. “Jadi, bisa jalan sambil ngecas bahan bakar,” kata dia.
Sepeda listrik yang memiliki tiga buah roda, menurut Hari, mampu melaju dengan kecepatan 40 km per jam. Genset yang berada di atas roda belakang tersebut dapat digunakan sebagai pemberi daya listrik di rumah tangga bahkan bisa dipakai untuk mengisi baterai handphone. “Iya, bisa juga sebagai penghasil listrik bagi rumah tangga. Sebab, di genset sepeda tersebut juga dilengkapi stopkontak,” tandasnya.
Sementara Direktur Politeknik Muhammadiyah Pekalongan, Aslam Fatkhudin SKom MKom menambahkan, pihaknya selalu menuntut mahasiswanya di masing-masing prodi untuk melahirkan karya-karya inovatif yang berguna untuk masyarakat. “Beberapa program yang kami laksanakan, baik di Prodi Manajemen Informatika, Prodi Teknik Mesin maupun Prodi Teknik Elektronika, semuanya dituntut melahirkan karya kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Aslam.
“Seperti yang kita lihat sepeda listrik ini, semuanya berasal dari bahan bekas. Jadi, apapun kalau di tangan orang-orang yang kreatif, barang bekas bisa jadi barang bermanfaat,” pungkasnya. (yan)
 Sumber : http://www.radarpekalonganonline.com/72008/mahasiswa-politeknik-muhammadiyah-pekalongan-ciptakan-sepeda-listrik/