Translate

Selasa, 12 Februari 2013

Sejarah Politeknik Muhammadiyah Pekalongan

Gedung Kampus Politeknik Muhammadiyah Pekalongan
Salah satu tujuan negara yang mendasar yaitu ”mencerdaskan kehidupan bangsa” merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks pemahaman yang demikian, organisasi Muhammadiyah sebagai bagian integral dari masyarakat, memiliki tanggung jawab dan komitmen yang sama, untuk tercapainya tujuan negara yang demikian mulia tersebut. Sebab, upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan saja akan berimplikasi pada meningkatnya kualitas sumber daya manusia, tetapi juga akan meningkatkan kemampuan bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan global dalam kehidupan bangsa-bangsa yang semakin berat.
Persyarikatan Muhammadiyah yang merupakan gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar telah berketetapan untuk menjadikan gerakan pendidikan sebagai basis dan media dakwahnya, dan merupakan bentuk amal usaha nyata kepada masyarakat dan bangsa Indonesia. Dalam pandangan  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, dan pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam bentuk Politeknik, memiliki arti yang sangat strategis, mengingat hal ini luar biasa, serta adanya kebutuhan riil tenaga profesional pada bidang-bidang yang berbasis teknologi.
Berdasarkan kerangka pemikiran tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan,  dengan senantiasa memohon Ridho Allah SWT  mendirikan Politeknik Muhammadiyah Pekalongan (PTM)  dengan tujuan menyiapkan tenaga profesional (Ahli Madya) dibidang teknologi yang memiliki kualitas profesional, beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia sehingga diharapkan dapat menjadi manusia yang berguna bagi agama, bangsa dan negara.
Pada tahun 2005 Politeknik Muhammadiyah mulai berdiri. Politeknik Muhammadiyah Pekalongan pertama kali berada di Jl. Ahmad Yani 277 - 278 Pencongan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan dengan menempati komplek Gedung Kopindo. Kepemimpinan pertama di bawah Drs. H. Mukhozin, M.Ag  serta di bantu Pembantu I (Akademik) bapak Khoirul Anam ST, Pembantu Direktur II (Sumber Daya Manusia dan keuangan) Edy Hidayatno ST, dan Pembantu Direktur III (kemahasiswaan) Imam Rosyadi SE. Serta di bantu Kepala Biro Administrasi (Wisnu Resdianto S,Pi), BAU (Akhmad  Pujiono ST) dan Bendahara (Dewi khasna Hanie SE)   Kemudian pada tahun 2007 pindah di Jl. Raya Pahlawan No.10 Desa Gejlik Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan dengan memiliki tiga program studi, yaitu Teknik Otomotif, Teknik Elektro, dan Manajemen Informatika.